Skip to main content

Awas ! Kenali Ciri-Ciri Fedofil Anak



Hasil gambar untuk fedofil anak
Dewasa ini sering sekali terjadi penculikan anak yang di dilakukan oleh orang yang mengaku sebagai pengasuh anak yang sejatinya hanya bermodus kejahatan. Dilihat dari kasus tersebut maka orang tua sangat berperan penting dalam hal mengasuh dan mengawasi anaknya, jangan sampai anak minim perhatian sehingga mereka mencari perhatian dari orang lain yang belum tentu punya niat baik agar anak tersebut tidak merasa kurang perhatian, lain lagi ketika orang lain itu punya niat jahat.
Saat ini tidak sedikit pelaku pedofil yang memanfaatkan media sosial untuk menjalankan niat jahatnya yaitu dalam mencari korbannya. Dari maraknya pedofil di media sosial maka anak harus diberikan pengawasan ekstra dalam berkomunikasi di media sosial agar terhindar dari para pedofil yang mencari mangsa di media sosial khususnya.
Tak jarang yang menjadi korban pedofilia adalah anak yang suka menyendiri karena kurangnya pengawasan orang tua dan yang suka murung dengan ciri anak yang seperti itu adalah peluang para pedofil untuk bisa menjalankan aksi kejahatannya.
Selain mengawasi anak-anak, para orang tua juga harus mengenali ciri-ciri orang di sekitar lingkungan sekolah,rumah dan orang-orang yang kenal dengan anak-anaknya. Hati-hati dengan orang yang lihai merayu anaknya dengan cara yang sangat menarik agar anak tersebut merasa nyaman dengan nya padahal hanya iming-iming hadiah,makanan, mainan yang membuat anak tersebut bisa dikendalikan dan merasa percaya , yang palin penting sebagai orang tua harus pandai memberi pernyatan  kepada anak bahwa jangan sembarang menerima sesuatu dari orang asing. Para pelaku pedofil biasanya bukan orang asing bagi anak karena mereka merasa lebih intensif berinteraksi dengan anak.

Comments

Popular posts from this blog

Akira Muslim Watashi Wa

Pengarang        : Helvy Tiana Rosa Penerbit            : PT Syamil Cipta Media, Cetakan           : Cetakan kelima:Maret 2005 SINOPSIS Novel ini menceritakan tentang perjalanan hidup   seorang mualaf yang berasal dari jepang bernama akira. Akira menjadi mualaf saat menjadi mahasiswa jurusan sastra di Universitas Indonesia dengan awal mengikuti forum amal dan studi islam. Setelah dua tahun akira memperoleh pendidikan di negara indonesia, dia memutuskan untuk pulang ke jepang negara kelahirannya. Dengan rasa takut, cemas, dan berat, akira pulang ke jepang karena bekal ilmu keislamannya yang masih kurang. Jepang merupakan negeri maju dalam tekhnologi tapi mayoritas memiliki kepercayaan terhadap para dewa dan mereka memiliki jiwa yang rqapuh karena tidak perduli harus menganut agama apa. Orang jepang tidak mudah di doktrin dengan pemahaman...