Innalhamdalillaah nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruhu,
wanaudzubillahi min syururi anfusina
wamin sayyiati ‘amalina mayyahdihillah fala mudhillalah wamaayudilhu
falaa haadialah..Asyhadu allaa illaaha illalah wa ashadu anna Muhamad
Rasulullaah, amma ba’du
Puji serta syukur mari kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang
telah memberi kita nikmat islam,iman serta sehat wal’afiat umtuk dapat
berkumpul di tempat yang insha Allah penuh berkah. Solawat serta salam semoga
tetap tercurahkan kepada junjunan kita yakni Nabi Muhammad SAW, keluarganya,
sahabat, dan tabiut tabiin nya dan sampailah kepada kita selaku umatnya.
Memiliki sifat munafik dalam diri kita tentu tidak diharapkan oleh
setiap seorang muslim. Tentu saja karena sifat ini sangat dibenci oleh Allah
SWT. Apalagi, jika bergaul di masyarakat umum seseorang memiliki sifat ini,
maka niscaya orang tersebut akan mudah untuk di benci atau di musuhi oleh
siapapun di lingkungannya.
Hadirin Rahimakumullah, pada kesempatan kali ini saya akan membahas
sedikitnya tentang ciri-ciri orang munafik. Tentunya kita
sering mendengar kalimat yang mengatakan lain di muka lain dibelakang.
Sedikitnya kalimat ini sedikit menjelaskan apa itu sifat munafik. Munafik yaitu
orang-orang yang menampakan keimanannya di hadapan orang banyak baik dengan
ucapan, perbuatan, sikap maupun pengakuannya, tetapi pada kenyataannya tidak
demikian .
Rasulullah SAW berfirman :
عن ابي هريرة رضي
الله عنه عن النبي صلى الله عليه و سلم قال: آية المنافق ثلاث: اذا حدث كذب و اذا وعد
اخلف و اذا اؤتمن خان
(رواه شيخان)
“Dari Abu hurairah Ra. Dari Nabi Saw. Beliau bersabda "Tanda orang munafik itu 3
yaitu : Apabila berbicara dusta, Apabila berjanji ingkar dan, Apabila diberi
amanat khianat”
(HR. Syaikhan)
Tiga sifat yang tercela diatas sangat berbahaya kepaya pribadi
pelakunya, dan bahkan kepada orang lain, coba perhatikan kejadian yang kita
dengar dan saksikan hari ini, koruptor, tikus-tikus berdasi, orang islam yang
tidak suka memakai ajaran islam, seluruhnya mereka adalah orang-orang munafik,
Sekarang sudah jelas bahwa bohong itu termasuk tanda tanda orang munafik,
dan munafik kalau di definisikan secara bahasa artinya menyembunyikan (dalam
hati) lawan atau yang berbeda dengan yang lahir. lain di mulut lain dihati,
tegasnya tidak sesuai antara kata dengan perbuatan. Kalau secara istilah
munafik artinya menyembunyikan kekafiran dalam hati dan menampakkan Iman dengan
lidah. mengucapkan iman tetapi tidak sampai kedalam hatinya dan tidak melakukan
kewajiban-kewajiban sebagai orang yang beriman. bahkan mengerjakan yang
bertentangan dengan ajaran Islam
Hadiri Rahimakumullah, Dalam
pandangan syariat , keberadaan orang-orang munafik lebih berbahaya dibandingkan
dengan orang-orang kafir yang nyata-nyata memusuhi islam. Sedangkan orang-orang
munafik memusuhi islam dari dalam. Ibarat kata, orang munafik adalah musuh
dalam selimut. Mereka bergaul bersama-sama dengan umat muslim dengan maksud
mencari informasi tentang kelemahan umat muslim dan pada akhirnya disampaikan
kepada orang-orang kafir.
Allah Swt Berfirman :
“Dan diantara manusia ada yang mengatakan: ‘’ Kami
telah beriman kepada Allah dan hari kemudian,’’ padahal mereka itu sesungguhnya
bukan orang-orang mukmin. Mereka bermaksud dengan sunguh-sungguh menipu Allah
dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu diri mereka sendiri ,
sedangkan mereka tidak sadar. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah
menambah (penyebab) penyakitnya dan bagi mereka siksa yang pedih disebabkan
mereka berdusta “ (Al-Baqarah: 8-10).
Pada waktu itu, orang-orang
munafik bergaul dengan orang-orang mukmin, itu semua ditujukan agar mereka
mendengar rahasia umat muslim dan membocorkannya pada pihak lawan. Dalam hati
orang-orang munafik ada penyakit yang dengannya mereka membenci Rasulullah Saw,
berada dalam jalan kesesatan serta kebodohan. Orang-orang munafik mengira bahwa
mereka dapat menipu Allah dan orang-orang yang beriman. Padahal yang mereka
tipu tidak lain dan tidak bukan adalah diri mereka sendiri.
Hadirin Rahimakumullah, orang-orang munafik tidak dapat mengambil
manfaat dari petunjuk-petunjuk Allah yang disampaikan melalui ayat-ayat
Al-Quran. Telinga mereka tuli sehingga tidak bisa mendengar suatu kebenaran.
Mulut mereka bisu sehingga tidak bisa berbicara kecuali penipuan dan kebohongan.
Dan mata mereka buta sehingga tidak mampu melihat tanda-tanda kebesaran Allah.
Maka demikianlah, mereka tetap dalam kegelapan dan kesesatannya karena
fasilitas yang diberikan Allah kepada mereka tidak berfungsi.
Nabi dalam hadis tersebut mengingatkan kepada kita tentang bahaya
orang-orang munafik, yaitu orang-orang yang 'bermuka dua', lahirnya kelihatan
baik, tetapi hatinya ternyata jahat, busuk, suka menari diatas penderitaan
orang lain, Secara lahir mereka baik, manis bicaranya, elok tampilannya, baju
necis, celana jens, sepatu hitam mengkilat, bau harum, berjalan tegap,
seakan-akan mereka teman kita, padahal mereka musuh besar kita. Mereka juga
pandai bersilat lidah, perkataannya sangat menakjubkan dan meyakinkan, tetapi
perbuatannya bertentangan dengan ucapan mereka sendiri.
Di depan kita mereka mengaku pembela kebenaran, penegak keadilan,
pejuang hak asasi manusia, dan pendekar demokrasi. Tetapi, ternyata mereka
adalah penghalang kebenaran, perusak keadilan dan pelanggar hak asasi manusia.
Mereka juga mengaku pembela rakyat dan penolong kaum lemah,
ternyata mereka adalah pengkhianat rakyat dan dzhalim terhadap kaum yang lemah.
Bahkan, mereka dengan mudah berani bersumpah dengan nama Allah dan Alquran di
atas kepalanya, tetapi tindakan mereka ternyata menipu Allah dan bertentangan
dengan petunjuk-petunjuk Alquran.
Allah Berfirman :
الْمُنَافِقُونَ
وَالْمُنَافِقَاتُ بَعْضُهُمْ مِنْ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ
عَنِ الْمَعْرُوفِ وَيَقْبِضُونَ أَيْدِيَهُمْ نَسُوا اللَّهَ فَنَسِيَهُمْ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ
هُمُ الْفَاسِقُونَ
“'Orang-orang
munafik, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka dengan sebagian yang lain
adalah sama, mereka menyuruh membuat yang mungkar dan melarang berbuat yang
makruf (baik) dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada
Allah. Maka, Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah
orang-orang yang fasik.'' (QS At-Taubah: 67).
Sebagai umat Islam, kita perlu selalu waspada terhadap tipu daya
mereka. Jika tidak, tipu daya mereka dapat menghancurkan umat Islam itu
sendiri. Khalifah Umar bin Khattab terbunuh karena ulah orang munafik. Demikian
pula kerusuhan yang terjadi di masa Khalifah Usman bin Affan dan perang saudara
yang terjadi di masa Khalifah Ali bin Abi Thalib.
Orang munafik itu mempunyai muka dua watados kalau di artikan wajah
tanpa dosa sebagai mana firman Allah:
وَإِذَا لَقُوا
الَّذِينَ آمَنُوا قَالُوا آمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا إِلَى شَيَاطِينِهِمْ قَالُوا إِنَّا
مَعَكُمْ إِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِئُونَ
Artinya : "Dan apabila
mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: "Kami
telah beriman." Dan bila mereka kembali kepada setan-setan (para pemimpin)
mereka, mereka berkata : "Sesungguhnya kami bersama kamu, kami hanya
berolok-olok". (Al-Baqarah : 14)
Hadirin Rahimakumullah, Orang
munafik juga sangatlah di benci oleh Allah SWT dan siapa saja yang mempunyai
sifat munafik dari yang tiga tadi maka
tunggu balasan Allah SWT , sebagai mana firman allah yang artinya
"sesungguhnya orang-orang munafik itu akan di tempatkan di neraka yang
paling bawah" yang mana neraka yang paling bawah itu sangatlah jahanam,
apa kita mau di masukan kedalam neraka tidak kan naudzubillah ,jika kita tidak
mau masuk neraka maka jangan lah menjadi orang yang suka bohong (munafik).
nasib yang dialami oleh Khalifah Utsman bin Affan ra. yaitu
Khalifah yang ketiga. Ketika itu Utsman sedang khusyuk membaca Al-Qur'an di
rumahnya. Tiba-tiba ia ditikam dari belakang sampai tewas. Perbuatan itu
dilakukan oleh Abdulah bin Sabda, seorang asal yahudi yang berpura-pura masuk
Islam. Lalu ia menjadi tukang masak dan memfitnah orang-orang muslim.
Tipe orang munafik yang kedua inilah yang paling berbahaya bagi
orang Islam. Seperti yang pernah menimpa terhadap Sayidina Umar Bin Khathab
semenjak ia menjabat sebagai Khalifah dalam sejarah Islam. Ketika itu ada
seorang bernama Abu Lu'Lu, berasal dari persia. Ia masuk Islam dengan tujuan
untuk melampiaskan dendamnya. Pada suatu ketika Abu Lu'Lu menikam Khalifah
Umar. Waktu itu Khalifah sedang melakukan Shalat subuh bersama kaum muslimin.
Tidak hanya itu Abu Lu'Lu juga melukai tiga belas lainnya yang kemudian ia
menyembelih dirinya sendiri.
Sesungguhnya masih banyak
contoh lain yang juga sangat membahayakan jiwa orang-orang muslim. Karena itu
orang munafik sangat berbahaya daripada orang kafir. Orang kafir akan dapat
dibedakan dan diketahui karena Ia masuk Islam dan menyelinap di barisan agama
yang dibawa Rasulullah ini.
ciri-ciri orang munafik ada 3, yaitu apabila dia bicara bohong,
bila janji ingkar dan apabila di beri amat dia khianat. . Sekarang, marilah
kita mengoreksi diri sendiri. Adakah ciri atau sifat itu pada diri kita. Jika
kita menemukannya maka secepatnya kita buang jauh-jauh. Sebab sifat itu
hanyalah dimiliki oleh orang-orang munafik. Semoga Allah menghindarkan diri
kita dari sifat kemunafikan. Amin
Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga
bermanfaat bagi kita semua dan dapat di aplikasikan dalam kehidupan
sehari-hari. Kurang lebihnya mohon di maafkan yang benar datang nya dari Allah
dan yang salah atau khilaf datangnya dari saya pibadi sebagai manusia yang tak pernah
luput dari kesalahan. Rabbana latuzi’kulubana ba’da idhadaitana wahablana
miladun karahmah innaka anntal wahhab,robbana atina fi dunya hasanah wa fil
akhiroti khasanah wakina adza bannaar, wassalamu’alaikum wr.wb.
Comments
Post a Comment